RAGAM MUSIK NUSANTARA

Globalisasi yang kini terjadi sedikit banyak akan mengakibatkan pergesaran nilai-nilai diri dari tradisional ke yang lebih modern (barat). Untuk itu di perlukan kemampuan memanfaatkan lingkungan sekitar dan percampuran dengan budaya Indonesia untuk membentuk musik yang bersifat nasional. Karena, sangat sulit untuk menggunakan suatu tradisi musik etnik d nusantara sebagai musik nasional yang disebut sebagai musik Indonesia. Nasionalisme dalam musik akan melengkapi sejarah musik dan dapat mengangkat lagu-lagu rakyat serta melodi-melodi lokal dengan membaurkannya menurut aturan orkrestasi barat.

 

RAGAM MUSIK NUSANTARA

            Ada banyak ragam musik di Indonesia. Ada musik tradisi dan ada musik modrn. Semuanya mempunyai ciri khas sendiri yang memperkaya khasanah musik di negeri kita. Sebagian besar musik itu digunakan untuk fungsi hiburan. Dari sekian banyak musik yang ada, kita bisa mengelompokkannya berdasarkan jenis lagunya seperti berikut ini.

 

1.      Musik Anak-Anak

Musi untuk anak-anak mempunyai bentuk yang sederhana dan kalimat lagu yang digunakan tidak terlalu panjang. Tema lagu disesuaikan dengan jiwa anak-anak yang masih polos. Bahasanya sederhana dan mudah ditangkap, tidak perlu banyak menggunakan kata kiasan atau ungkapan yang berbelit-belit. Jumlah nada yang dipergnakan untuk menyusun melodi tidak lebih dari 10 buah nada. Makin sedikit jumlah nada yang dipergunakan dalam menyusun melodi lagu, makin berbobot lagu tersebut. Rentang nada atau jarak nada dari yang paling tinggi ke yang paling rendah dalam lagu untuk anak-anak pun tidak terlalu lebar. Begitupun lompatan nadanya. Sebab, ambitus suara anak-anak masih sempit dan  sedang dalam masa perkembangan. Rentang nada yang terlalu lebar akan sulit dinyanyikan anak-anak.

 

2.      Musik Daerah

Tanah air Indonesia kaya sekali dengan lagu-lagu daerah. Hampir setiap daerah memiliki daerah memiliki lagunya sendiri-sendiri yang berisi gambaran kehidupan masyarakat setempat secara umum. Lagu-lagu daerah biasanya dinyanyikan pada kesempatan upacara adat dan perhelatan lainnya. Walaupun ada lagu-lagu khusus yang aturannya tetap dan bersifat magis untuk ritual adat dan keagamaan, kebanyakan lagu-lagu daerah dipakai sebagai sarana hiburan masyarakat dan dekat dengan rakyat jelata. Akibatnya, lagu-lagu daerah seringkali disebut lagu rakyat. Lagu daerah memiliki ciri serta karakter tersendiri. Bahasa dan gaya yang dipergunakan sesuai  dengan bahasa dan gaya daerah setempat. Bentuk dan pola serta susunan melodinya masih sederhana sehingga mudah untuk dikuasai masyarakat daerah setempat.

 

3.      Musik Perjuangan

Setiap bangsa tentu memiliki cara tersendiri dalam menanamkan sikap cinta tanah air dan bangsa, kepahlawanan, dan nasionalisme. Salah satunya melalui lagu perjuangan. Irama lagu perjuangan biasanya penuh semangat bahkan tidak jarang ditutup dengan akhir yang semarak (masqulin ending). Lagu yang mengagumkan kebesaran bangsa dalam upaya mencapai kemerdekaan, kemakmuran, dan kebenaran biasanya berbentuk hymme.

 

4.      Musik Keroncong

Banyak para ahli berpendapat bahwa musik keroncong merupakan peninggalan bangsa portugis di Indonesia. Namun, data yang merupakan bukti otentik yang mewujudkan bahwa irama keroncong milik bangsa portugis sudah tidak ada bekasnya. Bahkan bentuk instrument musik keroncong secuil pun tidak kita temukan di Negara portugis maupun bekas negara jajahannya di Timor Leste. Musik ini sudah memiliki bentuk sendiri yang unik dan hanya terbentuk di Indonesia. Secara lengkap tentang musik keroncong ini akan dipelajari pada bab berikutnya.

 

5.      Musik Stambul

Stambul merupakan  variasi dari keroncong. Istilah stambul sebenarnya berasal dari kata Istambul atau Konstantinopel, ibu kota Negara Turki. Jenis musik stambul mulai muncul sekitar permulaan abad ke-20. Saat ini mulai muncul rombongan kesenian keliling dari kota ke kota. Rombongan tersebut selalu membawa tenda yang cukup luas untuk pentas maupun penonton. Dalam pertunjukan yang mereka pentaskan banyak sekali diambil ceita dari kisah seribu satu malam, yang ceritanya berkisar di kota Istambul. Lambat laun nama sandiwara keliling tersebut lebih popular dengan nama sandiwara stambul. Lagu yang mereka ciptakan untuk keperluan pentas hanya berjumlah delapan dan diberi nama stambul I sampai dengan stambul VIII.

 

6.      Musik Populer

Pengertian popular mengandung dua makna. Pertama, musik yang sedang disenangi oleh masyarakat pada kurun tertentu. Lagu yang sedang popular akan selalu terdengar setiap saat, bahkan orang merasa ketinggalan bila mereka belum menyanyikan lagu tersebut. Lagu popular suatu daerah belum tentu sama dengan daerah lain.

Kedua, jenis lagu yang disajikan dengan mengutamakan teknik penyajian dan kebebasan dalam mengunakan ritme dan jenis instrumen, bukan karena bentuk, pola, maupun komposisi lagu. Permainan ritme yang kuat ditujukkan dengan teknik permainan drum dan gitar bass yang menggebu-gebu. Ritmenya bersifat alamia sehingga orang mudah untuk mencernanya. Aksesori dan gaya yang beraneka ragam di tampilkan oleh musisi-musisi popular memiliki tujuan agar lebih menghayati lagu yang sedang di pentaskan.

 

7.      Musik Seriosa

Pengertian seriosa merujukan pada teknik pengungkapan lagu secara sungguh-sungguh, bukan pada bentuk atau komposisi lagu. Dalam musik seriosa seorang penyanyi harus mampu mengungkapkan lagu secara serius. Penyanyi harus melakukan interpretasi secara tepat agar mampu mendekati kemauan sang komponis dan luluh ke dalam lagu tersebut. Sehingga, ia mampu menjadi subjek/pelaku dari tokoh lagu tersebut.

Teknik vocal yang baik harus dikuasai secara mapan dalam musik ini. Inprovisasi kalimat lagu dengan berbagai ornamentasi harus mampu mengembang secara baik. Teknik pernapasan, pemenggalan, fase lagu (frasering), penguasaan jangkauan nada (ambitus), teknik pembentukan suara, dan teknik menggertarkan suara/vibrasi harus dilakukan dengan serius.


 

8.      Musik Langgam

Pada umumnya masyarakat masih menyamakan antara musik keroncong dengan musik langgam. Langgam memang merupakan varian dari musk keroncong. Namun, kedua jenis musik ini memiliki perbedaan yang mendasar. Kita akan mempelajari hal tersebut pada bab selanjutnya.

 

9.      Musik Dangdut

Musik dangdut merupakan hasil dari interaksi budaya Melayu, India, dan musik daerah Indonesia yang melingkupinya. Musik tersebut berasal dari kelas bawah, kemudian berevolusi hingga mengalahkan jenis musik pop, rock, jazz dan lainnya dalam jumlah penggemarnya. Tarian perut ala India diperkirakan bertransisi ke dalamnya hingga menjadi goyang dangdut. Karakteristik musik dangdut didapat dari bunyi ketipung yang terdengar ndang dan nduut. Musik ini terdengar mirip dengan musik ala India. Irama musiknya ringan, sehingga mendorong penyanyi dan pendengarannya untuk mengerak-gerakan anggota badannya. Selain itu, syair lagunya pun mudah dicerna sehingga sangat mudah di terima oleh masyarakat pengedengarnya. Aransemen musik dangdut juga sangat bervariasi dan beragam. Sentuhan teknologi modern memperkaya nuansa musik dangdut dengan penambahan instrumentasi, model kostum, serta teknik permainan instrument musik dangdut. Ini membuat dangdut semakin mekar dan menguasai pasaran serta media di Indonesia.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s